terbius dophamine

Seandainya kutitipkan gelas yang sudah pecah

Maukah kau merekatkan kembali untukku?

Dan setelah pulih seperti sedia kala, pasti kan kuberikan untukmu…

Seandainya kuhenduskan nafas di bahumu

Maukah kau melakukan yang sama untukku?

Mengapa tidak saling membantu untuk menguak rahasia hidup?

Untuk cinta yang lebih indah…

Sendu bagaikan senja yang merangsek lorong-lorong kota Mediterranean

Keharuan yang tak ingin hati ini lekas pergi

Kamu serupa katakata dalam sajak Rumi

Selalu memukauku…

Selalu memesonaku…

Dan aku kembali terbius dophamine

Uga’s room (still) Des 06

edophilia.multiply.com

Leave a Reply